• GURU,  GURU MENDUNIA

    Ice Breaking For Teacher

    “Dengan melompat dan senam wajah di belakang layar mengurangi rasa tegang sebelum di depan peserta” Sofyanto (Penggerak Guru Mendunia) Sering sekali saya mengalami masalah di awal sebuah pelatihan atau mengajar di sekolah. Masalahnya bisa datang dari saya sendiri ataupun suasana di ruangan. Sebelum memasuki ruang pelatihan jika saya keringat dingin dan tegang otot-otot ini. Pada sebuah sesi pelatihan di ruang besar, jika berada di sofa depan, maka saya perlahan berjalan di belakang layar slide proyektor. Melompat-lompat kecil sembari senam wajah dan menggerak jari-jari tangan. Ketegangan ini biasanya akan berkurang sebelum melihat peserta yang ada di depan. Bagaimana kalau saya sedang duduk di panggung dengan deretan meja panjang di depan? Aksi…

  • GEOGRAFI,  GEOGRAFI BISA,  GURU,  PENULIS,  PRODUK

    Belajar Geografi dengan Berguru dari Blog Guru

    "Saya guru, berguru pada guru" Sofyanto Guru bisa jadi guru karena punya guru. Berguru kepada yang lain tidak akan merendahkan dirinya sebagai guru. Mau berguru bisa mengurangi sikap kesombongan diri dari popularitas. Popularitas itu bisa jadi berkah atau bahkan cobaan dalam hidup seorang guru. Guru yang tak mau berguru lagi sebagai tanda-tanda kehancuran sebagai guru. Saya sebagai guru terus berguru pada guru senusantara. Berguru mendatangi khusus bersua dan bertatap muka. Cerita dan kesannya akan berbeda berguru secara digital dari karya-karyanya saja. Belum ada kesempatan bersua, berselancar keblognya saja itu sudah luar biasa. Apalagi bisa berjumpa bertatap muka menggali ilmu. Hati dan pikiran bisa menyatu karena satu frekwensi bersama mereka. Saya…

  • GURU,  GURU MENDUNIA,  PENULIS

    Diterima tanpa Lompat Pagar

    “Pagar yang baik membuat tetangga baik” Robert Frost ( Penyair dari Amerika SerikatĀ 1874-1963 ) Ada suara orang minta tolong dan pagar terbuka. Langsung masuk saja dan lihat sini sana. Yakin, bahwa ini bisa diatasi dengan hati dan kerjasama. Tak usah pikirkan pagar tinggi tetangga yang tak bisa dilompoti kecuali darurat saja. Setelah masuk, betapa kaget karena sudah ada tamu istimewa di sana. Bahkan ketua sudah duduk dengan santainya. Suara utama yang minta tolong ternyata sedang mengumpulkan massa. Dengan terpaksa, bicara apa adanya. Dam dum dam dum. Tang tung tang tung. Der, tuntas juga dengan hasil bahagia karena ada kelanjutan waktu berbeda. Semoga ada yang bisa berbagi dengan leluasa kepada orang…

  • GURU MENDUNIA,  PENULIS

    Ditolak Sebelum Masuk Pagar

    “Ketika kau peduli kepada seseorang, terluka adalah syaratnya. Terluka merupakan satu bagian yang akan kau terima dan pasti kau terima. Terluka adalah sesuatu yang takkan dapat kau tolak” Emma Grace (Penulis Amerika) Tak usah takut membuka pintu gerbang jika kami mau bertandang. Buka saja pintu gerbangnya dan tak mungkin kami lompat pagar jika gerbangnya dibuka. Jikalau lompat, itu sudah darurat karena ada suara minta tolong sehingga ambil reaksi cepat tanggap. Jika ingin bertamu, maka kami mengutus seseorang untuk memberi kabar akan kedatangan di waktu yang tepat. Tapi nyatanya, sebelum utusan sampai lokasi sudah tak dibolehkan masuk dengan berbagai syarat alasan agar kami tak sampai di depan pintu pagar. Niat kedatangan…

  • OMAH DONDONG,  PENULIS

    Petani Rumput Menolak Pakan Ternak Impor

    Tak mau jadi korban adanya impor rumput. Ulah cukong dengan aksi impor yang menjatuhkan martabat petani. Mereka tak memikirkan nasib kesejahteraan petani rumput yang semakin terdesak. Sudah cukuplah rumput buatan / sintetis untuk pembuatan taman dan lapangan dari negera lain. Semoga rumput alami sebagai pakan ternak menjadi daftar impor. Petani rumput tak mau nasibnya tragis seperti petani bawang atau padi. Ketika panen, harga di pengempul/agen dibuat murah karena permainan harga pasar. Mau tidak mau, karena kondisi terdesak sehingga petani tetap menjual demi desakan kebutuhan rumah tangga. Tak ada pilihan di profesi lain selain menjadi petani. Kebanyakan petani sebagai profesi orang kampung yang bersifat turun temurun. Tak memiliki keberanian untuk beralih…

  • GURU,  GURU MENDUNIA

    Butuh Kawan Manggung di Pelatihan Soal HOTS

    Butuh 3 fasilitator agar guru-guru memahami penulisan soal HOTS dengan 17 peserta. Kami melakukan itu agar semakin mangkil dan mangkus dalam sebuah pelatihan. Tak mengejar banyak peserta sampai ada yang mengantri masuk dan berdiri di depan pintu. Kami punya harapan agar yang disampaikan itu nyantol kepada peserta. Biar ngak apa kali lho. Begitulah saat Guru Mendunia melatih guru-guru SMP & SMA Santa Maria Medan dibawah naungan Yayasan Setia. Diskusi berjalan setelah pemaparan narasumber. Melalui pendekatan andragogi proses pelatihan penyusunan soal HOTS ini berlangsung. Peserta menilai soal yang pernah dibuat berdasarkan instrumen yang kami berikan. Guru kemudian mengklasifikasikan soal untuk diperbaiki atau diabaikan. Jika diperbaiki, bagian stimulus, redaksi atau tipe soalnya…

  • GURU,  GURU MENDUNIA

    Mandi karena Ngopi di Rumah Guru SMANDU

    Asyiknya pelatihan ya begini. NGOPI (Ngobrol Perkara IT) dengan peserta VVIP. Walau namanya ngopi, minumnya itu tetap pakai mandi (baca mandi: teh manis dingin). Menikmati bolu buatan Elfi Depari yang kabarnya kalau pesan harus ngantri. Bersyukurlah kami pulang tak dibawain sepatu oleh Kholila Noer karena takut gratifikasi. Dikesempatan ini, bisa diskusi dengan penulis Hisyam Ali Pradesa yang sedang digemari karena kisa Pak Karto dan Bu Darmi. “Rumah Guru SMANDU Belajar – Berbagi” sebagai wadah mereka untuk berkolaborasi. Guru Mendunia ada Eni Susanti yang menjadi Pengajar Praktik untuk mendampingi Guru Penggerak sebagai pengembangan diri. turut hadir di acara tersebut. Begitu pula Dikunjungi Fajar Efendi Daulay calon Ketua IGI Sumut yang mempersiapkan…

  • GEOGRAFI,  GEOGRAFI BISA,  GURU

    Gugelar Guru Istimewa untuk Membumikan Geografi Indonesia

    Gagasan menarik segera dieksekusi. Mendapat inspirasi dari orang lain berbuat namun tak membumi. Ide liar dalam teori, dimodifikasi untuk menjadi aksi. Menggerakan orang lain untuk mewujudkan mimpi. Berawal dari program Guru Tamu yang diselenggarakan Geografi Bisa. Menghadirkan berbagai guru dengan latar berbeda dengan moda daring disuasana Pandemi Covid-19 bagi kelas-kelas yang merindukan suasana berbeda. Gerakan dimulai dari Sumatera Utara, beberapa kelas berjalan dengan menghadirkan beberapa guru tamu dari berbagai daerah Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan daerah lainnya. Gerakan ini banyak orang tertarik dan siswa yang belajar juga semakin termotivasi. Kehadiran meningkat karena mendapatkan hal baru dari guru yang berbeda. Membumi gerakan guru tamu, pada…

  • GEOGRAFI,  GEOGRAFI BISA,  GURU,  TOKOH

    Penggerak Ecocraft Batik Keanekaragaman Hayati Meraih Terbaik 1 Guru Inspiratif

    “Untuk menjadi seorang juara, Anda harus memercayai diri sendiri saat tidak ada seorang pun yang percaya” Tung Dasem Waringin (Pebisnis dan Motivator Indonesia) Mengenakan pakaian batik motif dedaunan, Srikandi dari Temanggung dinobatkan sebagai terbaik 1 Guru Inspiratif 2020. Apresiasi ini bukan tingkat kampung lho. Saya saja tingkat kampung belum bisa meraih juara seperti beliau. Namanya menggema saat dibacakan pewara Ballroom Hotel Millenium Kebon Siri Jakarta. Sebuah apresiasi tingkat nasional untuk guru & kepala sekolah dedikatif, inovatif dan inspiratif Pendidikan Menengah dan Khusus Direktorat Jendral GTK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sebuah rangkaian acara dari peringatan Hari Ulang Tahun Guru RI Tahun 2020. Seleksi yang panjang dengan best practice tentang pembelajaran…

  • BUKU,  GEOGRAFI,  GEOGRAFI BISA,  PENULIS

    Modul Geografi Karya Guru Hebat

    Guru geografi hebat dan inspiratif itu terus berkarya. Diamnya itu berpikir untuk mengoptimalkan ide-idenya agar bisa dituangkan dalam bentuk tulisan. Begitulah modul disusun oleh mereka yang diundang pihak Direkrotat SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Berhari-hari mereka bekerja untuk pegangan guru geografi di Indonesia. Mereka tak banyak bicara tapi aksi nyata bisa dinikmati bersama. Saya menuliskan ini karena melihat langsung apa yang sedang mereka kerjakan. Saya tertegun dari dedikasi, integritas, kerja keras, cerdas dan ikhlas dari mereka semua. Siang dan malam, berkorban untuk kemajuan guru Indonesia agar bisa segera diimplementasikan pada peserta didik. Modul disusun di lokasi kegiatan dan di rumah mereka masing-masing. Jika melihat kerja mereka, yakin Anda hanya…