“Tidak mungkin kita menjadi Poros Maritim Dunia, kalau kita tidak mempunyai pelabuhan- pelabuhan yang menjadi tempat bersandar kapal-kapal besar yang mengangkut produk-produk kita”
Ir. H. Joko Widodo (Presiden RI 2014 – 2024)
Kepulauan Anambas itu di mana ya? Pertanyaan itu tak perlu dijawab sampai mikir keringat dingin. Tak usah repot mencarinya dan tanya orang disebelah. Klik google kemudian ketik Anambas. Lah, munculkah berita yang Anda tak menduganya.
Seandainya Anda seorang travelling mungkin akan tahu Suku Bajo, Nias, Mentawai. Jika tak tahu juga, lebih baik Anda pesan lagi kopi sanger dan makan tuh ubi goreng. Biar lancar pikiran dan pencernaan. Jangka panjangnya, kumpulkan uang untuk jalan-jalan ke sana menikmati keindahan laut Indonesia. Tak usah marah-marah, cemberut tapi tersenyumlah sama pelayan wanita itu titip salam sama peracik kopi di warung itu.
Anda seorang guru geografi ya? Jika ya, saya yakin Anda mengetahui tentang pelajaran di kelas XI SMA. Ada memuat Kompetensi Dasar 3.1 Memahami kondisi wilayah dan posisi strategis Indonesia sebagai poros maritim dunia; 4.1 Menyajikan contoh hasil penalaran tentang posisi strategis wilayah Indonesia sebagai poros maritim dunia dalam bentuk peta, tabel, dan/atau grafik. Sudah baca tahukah alasannya mengapa KD tersebut ada dipelajaran geografi.
Sesuai amanat yang diberikan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo Masa Bakti 2014-2024, bahwa Indonesia dengan potensinya punya kesempatan besar menjadi poros maritim dunia. Membangun pelabuhan dan memperkuat jaringan transportasi laut sehingga bisa mengekspor produk-produk olahan dari sumber daya alam Indonesia. Membangun cita-cita dan mimpi itu, butuh kerja, kerja, dan kerja sebagai aksi nyata dengan melibatkan pihak lain untuk mewujudkannya.

Sebagai guru geografi, yang memfasilitasi peserta didik untuk belajar tentang kemaritiman, perlulah cari referensi yang sesuai dengan cita-cita besar pemimpin di negeri ini. Mengkaji kemaritiman itu begitu luas dan menarik. Belajar tentang sejarah, potensi sumber daya kelautan dan kebijakan kemaritiman akan memperkuat nilai-nilai nasionalisme peserta didiknya menjadi Pelajar Pancasila. Peserta didik yang memahami potensinya sehingga secara bergotong royong dan kemandirian secara berdikari.
Menarik jika kita sebagai guru geografi bisa memahami makna Gemah Ripah Loh Jinawi secara utuh yang dihubungkan dengan kemaritiman ini. Membahasnya sangat keren dilakukan bersama para ahli. Waktunya terbatas, ya diskusikan saja dengan peserta didiknya di kelas. Cari referensi lainnya untuk bahas kearifan lokal dimasa kemoderan pembangunan sebuah negeri. Saat ini, Anda unduh file ini saja walau kegiatan pembelajaran sudah lewat. Bisa baca secara cermat sebagai e-book di laptop. Bisa juga Anda ingat alamat https://sofyanto.id untuk persiapan tahun pelajaran berikutnya. Klik tautan di bawah ini dan simpan.
Transportasi Laut dan Industri Maritim
Sumber; Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi
Luangkan waktu dan kesempatan Anda untuk megunduh kemudian membagikan file ini kepada orang lain. Terima kasih #GeografiBisa #Geografi #GuruGeografi
Terimakasih banyak Pak Sofyanto
Sama-sama ya Ibu
Bab ini merupakan bahasan yang sangat menarik untuk didiskusikan dengan anak2 dikelas…terimakasih pak sofyanto
Iya bu. Asyik bagi peserta didik yang jauh dari laut dll. Yuk bersama kita bersinergi dan berkolaborasi untuk materi tersebut untuk tahun depan
Thk pak sofyanto ats share ilmunya dan mau berbagi. Semoga berkah, aamiin.
Terima kasih Pak Abdul Kohar
Kerrreeeen Betuuuullll, motivasi luar biasa buat meningkat kesadaran nasionalisme Indonesia
Terima kasih master
matoh kang top bagus tuh
Suwon yo Mas Taufan Dwi Susilo
Salam kenal bg, dari blogger asahan.
best regards,
———————
Calonsiswa.com
Terima kasih. Keren ni blognya “calonsiswa.com”. Semoga bisa berkolaborasi
Terimakasih bang bukunya sangat kerenn
Terima kasih. Semoga bermanfaat