CITRA,  KULINER,  PENULIS

Shalat Nyaman di Musala Hidden Place Cafe

Jadwal manggung virtual webinar semakin dekat. Hanya menunggu hitungan hari. Materi yang disajikan juga belum terselesaikan. Biasanya akan terselesaikan diujung waktu. Ha.ha. Sistem SKS (Selesai Kejar Sejam). Ide mengalir deras untuk dinarasikan begitu terdesak. Begitulah tipe seorang introvert, andernalin memuncak karena butuh tekanan dan kepepetan asal tidak ada wanita cantik di samping.

Musala Hidden Place Cafe Medan

Pasca manggung virtual tuntas, waktunya menunaikan shalat Ashar. Beranjak dari kursi yang begitu nyaman, kemudian mencari musala. Ternyata lokasinya begitu wau. Pergi ke mall atau pusat perbelanjaan, sulit menemukan musala bahkan harus mencarinya sampai lantai paling atas atau lantai bawah. Bahkan banyak ditemukan mojok dekat parkiran mobil. Capek berjalan karena jauh namun karena ingin dirikan shalat ya di ikhlaskan sembari berdo’a semoga segera dipindah ni musalanya. Mungkin pengalaman ini tak dirasakan saya saja tapi lainnya juga demikian.

Banyak cafe yang saya singgahi untuk kerja atau nongki bersama teman, lokasi musala agak tersembunyi bahkan sempit sekali. Untuk shalat berjamaah saja susah sekali dan harus bergantian. Berkumpul bersama teman, Anda tak perlu kuatir saat mau shalat di Hidden Place Cafe. Lokasinya berada di tengah-tengah. Keluar pintu pemesanan makanan/minuman, langsung dapat tuh musala. Tak perlu ditanya langsung dapat di depan mata.

Keberadaan musala sepertinya bukan dipaksakan. Tempat ibadah bagi umat islam ini benar-benar niat sekali dirancang untuk kenyamanan dan sisi estetika. Luas, nyaman dan shalat lebih khusu’ jika saat menunaikan sendiri atau berjamaah. Tak usah ditanya auranya, tempat wudhu dan duduk melepas sandal/sepatu ada kursi kayu begitu elegan. Niat sekali membuatnya untuk memberikan kenyamanan bagi penikmat tongkrongan. Kebersamaan dengan teman, keluarga atau untuk menyendiri akan terasa bahagia dari sisi interior ruangan. Nongkrong bisa, ibadah juga terlaksana. Hidup jadi berkah tanpa meronta.

Dapur terbuka

Kesan menarik, di Hidden Place Cafe ini pengunjung bisa memilih jenis kursi dan meja sesuai selera. Sore atau malam hari cocok sekali memiliki lokasi terbuka apalagi di sekitar dapur tempatnya juru masak mengolah makanan. Nyantai dan bercanda sembari menikmati kentang goreng dan ada suara percikan minyak goreng dan suara dentuman wajan. Begitu nikmat sehingga bisa menaikan gairah makan berat saat sudah waktunya makan malam. Bagi yang tak suka diet, hajar terus makan malamnya.

Cobalah mampir sebentar jika pulang kerja atau mengerjakan tugas kuliah. Ramai pengunjung namun tetap terasa nyaman untuk berbincang ceria. Banyak blok setiap bagian dengan tema dan interior kursi, dinding dan hiasan meja. Ruang privat, kecil dan besar menjadikan cafe ini tak pernah sepi pengunjung. Mungkin bagi sebagain orang akan sulit mencari lokasi karena bukan tempat lintasan utama kendaran bermotor. Jauh dari jalan utama namun mudah dicari jika yang suka menelusrui jalan alternatif. Lokasi berada di Jl. Sei Bengawan No.74, Babura Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.

Rugi datang kemari, tak berfoto dengan latar wallpaper dinding. Dari tema modern, kebun, klasik, atau milenial. Kursi sofa, kayu hingga batu. Nikmati sajian minum dan makan pesanan kita, hidupkan suasana hati dan pikiran untuk menikmati tongkrongan semua kalangan.

Sofyanto

Orang Kampung Mendunia. IG/Youtube: sofyanto.id Email: sofyanto15.st@gmail.com

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *