• OMAH DONDONG,  PENULIS

    30GB Tak Ada Gunanya

    Virus Corona bikin geger orang sekampung. Jenazah korban positif ditolak untuk dimakamkan di desa mereka. Mobil ambulan mengangkut jenazah yang sudah di kafani, plastik dan dipetikan harus dihadang. Bahkan ada yang dibongkar kuburannya gara-gara mereka takut terjangkit virus baru dari kelawar. Ada bupati, TNI/Polri sampai emosi turun tangan menyelesaikan permasalahan ini karena merasakan kepanikan. COVID-19 bikin runyam bagi mereka yang berlebihan. Kebijakan mulai diterapkan secara lokal dan global. Seruan Social Distancing, Fhysical Distancing, Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB) sampai kampaye dilakukan. Isolasi Wilayah dan Lockdown sebagai saran dari masyarakat untuk dilaksanakan. Plus dan minus difikirkan agar negeri ini bisa terkendali sesuai dengan perkiraaan. Berbagai pihak akhirnya ambil peran. Perusahaan skala…

  • CITRA,  KOMUNITAS,  OMAH DONDONG,  SOSIAL,  TOKOH

    Pendiri TBM Mendai Secanggang dan Ketua Gemastri Naman Jahe sebagai Peraih Pemuda Berdaya 2020

    Najwa Shihab “Pemuda hari ini harus turun tangan, berkarya nyata menjawab semesta Indonesia” Sebagian mereka sudah lupa kampung halamannya dimana dia dilahirkan. Bermain petak umpet, mandi di sungai atau mencuri buah di kebun orang di masa kecilnya. Mereka pindah secara diam-diam dan tak tahu dimana rimba saat ini karena merasa sudah sukses di negeri orang. Atau ada merasa malu untuk kembali karena kegagalannya sebagai perantau. Kampung-kampung di pedesaan mulai banyak ditinggalkan pemudanya untuk merantau. Demi meningkatkan kualitas diri atau mencari kesejahteraan demi keluarga yang ditinggalkan. Penduduk tua dan anak-anak menghiasi dominasi untuk meramaikan suasana kampung di pagi untuk bermain. Malam hari dengan suara mengaji anak-anak atau berkumpulnya mereka di keramaian…

  • OMAH DONDONG

    Lahirnya Omah Dondong

    Imam Asy-Syafii “Merantaulah! Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan hidup di negeri asing (di negeri orang)” Orang kampung yang merantau untuk bekerja dan sekolah akan selalu ingat kampung halamannya. Kampung kelahiran atau tempat tinggalnya sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tak boleh untuk dilupakan. Berbagai pengalaman dirasakan sebagai bagian proses hidup baik yang sukses ataupun gagal dalam menjalaninya. Bagi orang kampung jika ada keluarga yang mengizinkan sanak saudaranya untuk merantau, berarti diharapkan nantinya memberikan kabar baik tentang kesuksesan di daeah rantaunya sana. Merantau yang bekerja dapat membawa uang sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. Untuk keluarga yang mengirimkan anak-anaknya untuk sekolah/kuliah diharapkan…

  • CITRA,  KOMUNITAS,  KREATOR

    Kaos Endut

    Wah, sudah maju tuh perut? Kalau teman bilang begini, pilihannya cuma 2. Mau diabaikan saja atau difikirkan. Kalau diabaikan kemungkinan terburuk akan terjadi. Semakin “endut” baju kaos tak muat lagi. Jika difikirkan, bagaimana caranya perut itu bisa kembali semula atau ganti kaos yang lebih besar. Masalah utama bukan di perut. Kesalahan fatalnya, mengapa kaosnya yang dipesan ukurannya kecil. Medan, 08-10-2019

  • PENULIS

    Lanang Telu

    Kami di lahirkan dari rahim yang sama. Saat ini, profesi berbeda-beda. Sebagai petani, usaha batubata dan guru. Persamaan itulah yang membuat kami kuat untuk saling mendo’akan. Perbedaan yang ada untuk saling menghebatkan satu diantara yang lainnya. Sebagai anak ragil dan merantau punya tanggung jawab untuk khusus untuk beliau berdua. Saya emang sudah kuliah S2 sedangkan mereka tidak mencapainya. Raihan gelar pendidikan ini tak terlepas dari usaha dan do’a-do’anya. Sikapnya itu yang membuat saya iri untuk memperlakukan orangtua. Mereka terlalu hebat dengan kesabaran dan ketulusannya. Menjadikan saya terus belajar kepada mereka yang bahagia apa adanya. Lanang telu berbeda dan tetap menjaga orangtua kita untuk terus bersama. Bismillahirrahmanirrahim untuk kebahagian kita semuanya.…