• ALUMNI,  GEOGRAFI,  GURU,  TOKOH

    Pak Nas sang Guru Desa

    Tancap gas, laju sepeda motor bebek menembus dinginnya pagi masuk ke pori-pori. Tak terhitung lagi jaket yang digunakan untuk menembus angin pagi dan kadang gerimis menyertainya. Perjalananan dari rumah menuju ruko untuk menitipkan sepeda motor di sekitar terminal Amplas. Runititas harian dilakukan sebelum matahari terbit. Seorang guru mengabdikan diri di sebuah desa puluhan kilometer dijalani setiap harinya. Berangkat setelah menunaikan shalat berjamaah di masjid beberapa meter dari rumahnya. Naik minibus berbentuk angkot langganan yang berisi pekerja yang bekerja diluar kota secara sirkuler dari Medan menuju Kota Tebing Tinggi. Penumpang memposisikan duduk dimana mereka biasa duduk sesuai. Jarak terdekat akan duduk dekat pintu sampai mereka yang duduk diujung menandakan penumpang di…

  • ALUMNI,  APKIR,  APPOS,  BUKABE,  GEOGRAFI,  GERAKAN,  KOMUNITAS,  OMAH DONDONG

    Panggung

    Teman-teman yang hobi bernyanyi selalu kesal. Tak diberikan kesempatan memegang pelantang padanya. Suara musik mengoyangkan telapak kaki dan jari-jarinya sehingga membuatnya marah. Jika sudah diberikan naik, pantang kata berhenti sebelum padam aliran listriknya. Itupun sengaja dimatikan agar berhenti. Ada konco punya alasan tak mau bicara jika tak diminta sama pewaranya. Kalau sudah ngomong dengan pengeras suara di depan forum, tak bisa dihentikan kecuali dapat telepon dari istrinya untuk beli susu anaknya atau disuruh cuci piring. Mereka itu punya naluri dan bakat masing-masing. Naluri berani tampil jika sudah diminta walau suara dan nafasnya pas-pasan. Nyali PD begitu kuat walau tak berisi apa yang disampaikan. Kita dianggapnya memahami dan mendukungnya. Padahal ampun…