GURU,  GURU MENDUNIA

Ice Breaking For Teacher

Dengan melompat dan senam wajah di belakang layar mengurangi rasa tegang sebelum di depan peserta”

Sofyanto (Penggerak Guru Mendunia)

Sering sekali saya mengalami masalah di awal sebuah pelatihan atau mengajar di sekolah. Masalahnya bisa datang dari saya sendiri ataupun suasana di ruangan. Sebelum memasuki ruang pelatihan jika saya keringat dingin dan tegang otot-otot ini. Pada sebuah sesi pelatihan di ruang besar, jika berada di sofa depan, maka saya perlahan berjalan di belakang layar slide proyektor. Melompat-lompat kecil sembari senam wajah dan menggerak jari-jari tangan.

Ketegangan ini biasanya akan berkurang sebelum melihat peserta yang ada di depan. Bagaimana kalau saya sedang duduk di panggung dengan deretan meja panjang di depan? Aksi sederhana saya lakukan sebelum memulai mengeluarkan kalimat-kalimat di depan peserta ialah dengan mengulung-gulung kabel microphone kemudian di ulur kembali. Setelah itu, otot-otot agak renggang.

Workshop di SMK PAB 8 Sampali

Kalau kesempatan itu tidak ada, setidaknya mencari seorang peserta yang memiliki keunikan yang dimiliki peserta. Bisa lihat dari fisiknya, pakaian atau tingkah lakunya saat sesi saya dimulai. Maka coret-coret keunikan peserta tersebut di atas kertas kemudian menjadi bahan diskusi dibagian awal sebuah pelatihan.

Tindakan ketegangan pribadi sering saya alami. Saya juga menemukan banyak pelatihan terjadi ketegangan peserta bahkan suasa ruang pelatihan diam karena tegang atau ribut tak menentu. Terkadang di awal pelatihan tampak ceria namun beberapa waktu kemudian, suasa berubah menjadi tegang bahkan riuh tidak menentu. Kalau begini ceritanya, materi pelatihan tidak akan tersampaikan dengan baik. Efektivitas dan efisiensi tidak terjadi sehingga dibutuhkan kemahiran untuk mengelola suasana kelas pelatihan agar lebih gairah sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai.

Mengurangi keriuhan atau ketegangan seperti ini, tindakan melakukan Ice Breaking akan memecah kebekuan isi ruangan. Aksi ini butuh perencanaan sehingga akan efektif. Menerapkan ice breaking akan lebih baik jika dikaitkan dengan materi yang sedang disajikan sehingga keceriaan dan kebermaknaan akan dicapai bersama.

Saya menerapkan ini diberbagai pelatihan. Sumber ide diperoleh dari membaca buku atau ATM apa yang saya lihat dan diikuti. Pernah mendapatkan kiriman dokumen modul Ice Breaking For TeacherĀ kemudian saya baca dan adopsi untuk menerapkannya. File dapat diunduh di Ice Breaking For Teacher karena saya dapatkan secara gratis. He.he

Modul ini untuk kegiatan mengajar guru di sekolah sehingga bisa juga diterapkan di pelatihan. Dengan memodifikasi akan lebih menarik jika disesuaikan dengan kondisi di lapangan nantinya. Semakin menarik dari modul ini seandainya Anda membaca kemudian menerapkan di kelas mengajar/pelatihan. File bisa diteruskan sehingga akan banyak guru dan pelatih mahir mengelola kelas mengajar dan pelatihannya.

Sofyanto

Orang Kampung Mendunia. IG/Youtube: sofyanto.id Email: sofyanto15.st@gmail.com

12 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *